25. Liburan

1438 Kata

Kemarin aku pulang tepat waktu sebelum pukul delapan malam sudah kembali. Sayang suamiku tak ada di rumah sibuk dengan pekerjaan seperti yang ia bilang tempo hari. Ia juga sepertinya pulang larut. Karena saat aku tertidur ia belum juga kembali. Hmm, menyebalkan. Hubunganku dengan Om Yogi benar-benar aneh, sesaat dekat, sesaat hilang, sebentar dingin sebentar lembut. Entahlah, aku sendiri bingung. Hari ini liburan sebelum masa perang untuk ujian semester telah dimulai. Aku bangun pagi sekali setelah beribadah dan mandi aku masih rebah di tempat tidur seraya sibuk menonton televisi. Entah apa yang aku tonton. Tak ada acara yang menarik. Aku belum mendengar kamar suamiku terbuka. Ia belum bangun mungkin masih kelelahan karena pekerjaannya. Aku melangkahkan kaki ke luar. Haruskah aku memba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN