Sudah beberapa menit sejak obrolanku berakhir dengan Miss Dee. Ia juga telah beranjak pergi sejak tadi. Kini aku masih duduk di bangku taman. Aku bingung, aku takut mengganggunya A Yogi. Mungkin saja ia sedang sibuk saat ini. Tadi Tedi sudah mengajakku melihat Kuki. Hanya saja, aku menolak dan memilih duduk di taman meski cuaca cukup dingin. Aku tau wajar sekali jika aku cemburu ya, aku adalah istri sahnya. Tapi, aku tak seharusnya cemburu tanpa alasan yang tepat kan? Memutar ponsel adalah hal yang sedari tadi aku lakukan. Aku ingin menghubungi Pak Guru tapi aku takut. Aku terkejut saat ponselku berdering segera ku angkat. "Ada sesuatu?" Tanya suamiku terdengar sangat khawatir. "Eng-enggak." Aku mengelak padahal ada sesuatu yang salah dengan perasaan dan pikiranku. "Kamu menghubungi

