Bertambah Panas (++)

1062 Kata

Tidak ingin bertambah panas, Queen mengajak Demian pergi dari sana. Bersamaan dengan itu bayi yang berusia baru beberapa hari itu menangis karena lapar. "Kami pulang dulu, terima kasih atas makan malamnya," pamit Queen yang di jawab lewat anggukan Yanah. Sampai keluar pintu tatapan Demian dan Barra masih saja tajam bagai samurai. Hati Barra bergemuruh, amarahnya memuncak, emosi jiwa. Tapi saat ini dia hanya bisa memendamnya, tidak mungkin juga dia lampiaskan pada istrinya. Yanah tidak tahu menahu perihal Demian dan Queen karena mereka tidak seakbrab itu soal urusan pribadi meski kembar. *** Demian mendengus kasar, emosinya masih tinggi. Queen bahkan sampai membisu sepanjang jalan karena takut kena imbas kekesalan kekasihnya itu. Mata Demian menyipit melirik Queen yang tengah menatap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN