Kennard mengembuskan napas kasar saat mendengar ucapan suami dan istri yang membuatnya muak. Memangnya mereka siapa sampai memaksa Kennard untuk memiliki dua istri? Demi Tuhan, Kennard tidak peduli dengan Natalia. "Mohon maaf, Tante Maya dan Om Rudi yang terhormat. Atas dasar apa pun saya enggak akan pernah mau poligami." Kennard masih bersikap tenang. "Bukan saya yang meninggalkan Nata saat itu, tapi dia sendiri yang melakukan hal itu dengan sadar, dia mengkhianati saya. Lalu, yang salah di sini siapa?" "Ken, semua orang punya masa lalu," ujar Maya seakan belum menyerah untuk meluluhkan hati Kennard. Kennard tersenyum tipis. "Dan semua orang berhak menentukan masa depannya. Masa depan saya bukan Natalia!" "Lalu masa depan kamu gadis kecil itu?" Maya kembali yang membuat Kennard semaki

