BAB 38

1087 Kata

Adrian tersenyum kecut saat mendapati undangan hitam bertinta gold, di situ tertera dengan jelas nama Kejora dan sang kekasih yang akan segera menikah seminggu lagi. Ada perasaan yang selama ini Adrian pendam untuk Kejora, namun karena tahu Kejora sudah memiliki kekasih jadi Adrian tidak berani mengungkapkannya. Laki-laki itu mengembuskan napasnya pelan, seraya menatap gadis yang sedang melahap bakso depannya ini. Lebih baik rasa ini dia pendam, Kejora tidak perlu mengetahuinya, semoga secepatnya dia bisa melupakan rasa yang sebelah tangan ini. "Yan, lo datang ya," ujar Kejora setelah menghabisi satu porsi bakso dan segelas es jeruk. "Pastilah, kan dapat makanan gratis," seru Adrian dengan perasaan sedih yang dia tutupi dengan senyuman. Demi Tuhan melihat seseorang yang kita sayang ak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN