Bab.15 Dia Lagi?

1246 Kata

  "Cahyani, coba kamu pikirkan, semenjak kamu menikah dengan Firmansyah, apakah ejekan dan hinaan yang kamu dapatkan masih kurang?" Mulyana berkata dengan dingin, "Selama menikah 3 tahun, kita memberinya makan, memberinya pakaian. Dan sekarang dia meminjam uang untuk menutup kerugian perusahaan, bisa dibilang dia mengerti balas budi. Keluaga kita dan dia sudah impas. Sekarang Ibu hanya ingin kamu meninggalkannya, meninggalkan si pecundang itu."   "Bu..." Cahyani menggigit bibirnya.   "Selain itu, Dachlan menelpon Ibu, dia akan menghadiri ulang tahun Nenek." Mulyana berkata lagi, "Dia bilang dia sudah menyiapkan hadiah besar dan nenekmu pasti akan menyukainya. Kalau nenek sudah menyukainya, maka kamu bersamanya saja."   Saat mengatakan ini, dari tempat yang tidak jauh terlihat ada seora

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN