Pelan-pelan, Mily

1633 Kata

Violetta menghela napas panjang, kemudian mengangguk. Tidak berniat berdusta. Lagi pula, tujuannya memang untuk bercerita pada Jasmin mengenai kekecewaannya pada Dirga. "Kamu kenal dengan perempuan itu?" tanyanya. Kepala Jasmin mendongak, mengerutkan dahinya seraya menatap Violetta. "Perempuan?" tanyanya memastikan. "Ayolah, Kak." Menghela napas kasar. "Aku sudah tahu, Kak. Jadi, jangan menutupi apa pun lagi denganku." Harapan Violetta hanya untuk mencari kebenaran atas ucapan menohok Dirga dua hari yang lalu. Kerutan di dahi Jasmin semakin terlihat jelas. Untuk yang satu ini, dia benar benar tidak tahu apa pun. "Demi Tuhan, aku nggak ngerti maksud ucapan kamu, Letta." Menggelengkan kepalanya. "Sebentar. Ini ... Perempuan siapa?" Mencoba mencerna pertanyaan yang diajukan Violetta. Tap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN