Pilihan Violetta

1536 Kata

Terkadang cinta memang tidak pernah menggunakan logika. Hanya berpegang teguh pada perasaan yang menguasai diri. Kadang pula, hati dan pikiran juga tidak saling mendukung satu sama lain. Bahkan keduanya bisa saling berperang karena bertolak belakang. Anehnya lagi, di saat yang bersamaan, hati dan pikiran bisa menghadirkan dua orang yang mendominasi sekaligus. Violetta tak pernah menyangka jika dia harus kehilangan sebagian ingatan terpenting dalam hidupnya. Dia bahkan seperti mayat yang baru saja di hidupkan kembali dengan melewatkan beberapa tahun di alam kubur dan bangkit di usia yang ke dua puluh tiga tahun. Sekeras apa pun hati Violetta ingin meyakinkan jika Gilang orang yang selalu hadir dalam bayangannya, sekuat itu juga logikanya ingin mengakui jika Dirga orang yang sebenarnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN