"Aku nggak tahu seberapa besar rasa suka kamu sama Mas Gilang, sampai kamu harus berbicara dengan penuh kebencian seperti ini." Lalu mengambil tisu dan menyeka tangannya yang basah. "Sayangnya, kamu tetap nggak bisa menjalin hubungan dengannya." Claudya menggeram. Kedua tangannya mengepal, karena jawaban menohok dari Violetta. "Jangan bangga kamu. Cih... Sadar dong, Gilang itu pasti nerima kamu cuma karena terpaksa. Lagian, kamu nggak malu? Nikah sama sahabat baik calon suami kamu sendiri? Duh, pengkhianat banget ya kamu. Pura pura hilang ingatan demi selingkuh sama Gilang." Demi apa pun, hati Violetta sakit sekali mendapat tudingan miring dari perempuan yang baru saja di kenali secara tidak sengaja itu. Meski pun dia tidak tahu kebenaran yang terjadi di masa lalu, tetap saja dia tidak

