Dilema

1106 Kata

Farhan menatap wajah teduh istrinya tertidur dilengannya. Sambil mengusap perut Key dia mengecup keningnya juga dalam hati Farhan berharap agar segera dikaruniai anak dari rahim istrinya tercinta. Sudah tiga hari berlalu sejak pertemuannya dengan Livia, Farhan semakin dilanda gelisah berkepanjangan, sampai sekarang dia belum bisa mengambil keputusan. Tak berhenti tangan kanannya mengusap perut sang istri, biasanya dengan ritual tersebut perasaannya akan segera tenang. Malam semakin larut, fikiran Farhan terbawa akan percakapannya dengan Livia di cafe waktu itu. "hai sayang, aku kangen banget". Sambil memeluk Farhan dan memberi farhan cipika-cipiki walaupun Livi tau Farhan bahkan enggan dia sentuh. Tapi tetap saja dia melakukan semua dengan semaunya. "apasih, malu diliatin orang" ucap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN