Aku Mencintaimu Karena Allah

1724 Kata

Setelah Azzam menerima telfon ia kembali duduk ditepi ranjang dan memperhatikan Dina yang masih berada dibalik selimut. "Kamu sudah tidur?" Tanya Azzam sambil mengelus kepala Dina. Namun ia tidak menjawab, ia hanya diam didalam selimutnya. "Mas tahu kamu belum tidur, sayang. Yang barusan ini maafkan Mas kalau sudah kelewat batas. Tapi Mas pria normal. Mas tidak kuat jika di pancing seperti tadi sayang. Mas tahu kamu berniat ingin menguji kesabaran Mas, kan? Mas tidak akan melakukan lebih jika kamu belum siap sayang." Dina hanya diam dibalik selimut, tiba-tiba perutnya berbunyi bertanda ia sedang lapar. Azzam yang mendengar suara kroncongan istrinya langsung sigap mengambil makananan di atas meja nakas. Ia tersenyum ternyata istrinya sedang menahan lapar. "Sini bangun sayang, Mas suapi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN