Setelah Dion menerima telfon ia kembali masuk kekamar Dina. Dina yang terduduk di sofa kamarnya. Ia mengurungkan niatnya untuk mandi karena masih penasaran dengan permintaan papanya. "Kamu kenapa tidak jadi mandinya?" Ucap Dion dan duduk disebelah Dina "Dina masih penasaran dengan permintaan papa, kali aja Dina bisa mewujudkan permintaan papa sekarang dan Dina bisa langsung minta liburan ke luar negri" ucap Dina sambil tersenyum bahagia Dion tertawa dengan permintaan Dina. Ia mengelus kepala Dina. "Belum juga papa sebutin permintaan papa, malah kamu duluan yang minta di kabulin" ucap Dion sambil mencubit hidung Dina "Iya papa mau apa, pasti Dina kabulin deh" "Janji?" Ucap Dion sambil menjulurkan jari kelingkingnya "Dina jani papa" balas Dina dengan menyatukan jari kelingking mungiln

