Buka Segel

1599 Kata

Dina terkejut saat berjumpa dengan Pria masa lalunya. Ia tidak menyangka bisa bertemu kembali, bahkan di toko kue ini. "Dina? Ini kamu Dinakan?" Tommy menyentuh pundak Dina. Dina yang merasa heran masih terdiam dan menatap Tommy. "Eh maaf, jangan sentuh saya, kita tidak muhrim!" Ucap Dina sambil mundur satu langkah agar terhindar dari sentuhan Tommy. "Maaf, maaf aku tidak tahu. Tapi ini benaran kamu kan? Wah... aku benaran tidak menyangka kamu bisa secantik ini sekarang." "Terimakasih, tapi maaf kami ada urusan." "Din, tunggu..." Tommy berusaha mengejar Dina namun dihadang oleh Zahra. "Mau apa kamu Mas? Tidak dengar apa, kakak ipar aku bilang apa, sudah sana jangan kejar dia. Dia sudah punya suami." Ucap Zahra lalu meninggalkan Tommy yang masih berdiri diam di tempatnya. Dinapun mas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN