“BI!” seru Miki dari ruang tamu. Miki yang sejak bangun tidur sudah rewel, menjadi semakin rewel karena Ira yang dipanggil-panggil tidak segera datang. “BIBI! BIBI di mana sih?!” teriak Miki dengan sangat marah. “Ada apa Den?” tanya Ira dengan sabar. “Bibi ke mana aja sih?! Dipanggil dari tadi nggak dateng-dateng?!” sentak Miki. “Aden kenapa lagi?” tanya Ira dengan sabar. “Sepatu Miki yang ada merahnya disimpen di mana?!” “Kok nanyanya ke Bibi?” “Emang mau tanya siapa lagi?!” “Aden udah tanya Mbak Darsih?” Ira melihat Darsih yang berdiri di belakang Miki gemetar ketakutan. “UDAH!” “Terus?” “Dia bilang nggak tau!” kata Miki sambil menunjuk ke arah Darsih yang berdiri di belakangnya. “Pake sepatu yang ada dulu ya. Ini udah siang, nanti Aden terlambat ke sekolah. Aden kan juga

