Aca keluar kamar mandi. Dia tidak sengaja melihat ekspresi wajah Willy yang terlihat sedih. “Will, kamu kenapa?” tanyanya. Tadi wajah Willy terbaik baik-baik saja tapi kenapa sekarang wajah itu nampak sedih. Willy menoleh. “Aku gapapa.” "Kamu kenapa sering bohong? Kamu bilang kamu orang baik. Tapi kenapa suka bohong," sindir Aca. Dia duduk di pinggir ranjang. "Karena orang baik lebih suka menutupi masalahnya daripada menyalahkan orang lain." Willy balik menyindir. Wajah Aca seketika cemberut. Willy berdiri. Beranjak mengambil handuk dan pakaiannya lalu masuk ke dalam kamar mandi. Aca beranjak membuka tirai kamar. Dia juga membuka jendela. Dia menghirup udara segar sambil merentangkan tangan. Udara pagi hari ini sangat menyegarkan. Sinar matahari menyinari wajahnya. Dia tersenyum. Sua

