59 - Ciuman

1939 Kata

Mereka saling pandang memandang begitu lama. Tidak bisa berkata-kata. Aca begitu tak percaya jika pria di hadapannya ini adalah sosok yang dia rindukan sepanjang waktu. 7 tahun dia menanti pria itu kembali. Sekarang pria itu muncul di hadapannya. Hatinya lega dan air matanya mulai mengumpul. Dia mengigit bibirnya dan mengepal tangannya agar tidak meneteskan air mata. Willy meraih tangan Aca. "Ca, aku..." Willy susah untuk berkata-kata. Dia sangat gugup dan detakan jantungnya begitu cepat. Dia sangat deg-degan di depan wanita itu. Aca membalas genggaman tangan Willy. Lalu memeluk pria itu dengan erat dan menangis di bekapan tubuh pria tersebut. "Hiks..." Willy melingkarkan tangannya di punggung wanita itu_membalas pelukannya. "Aku pulang," ucap Willy lirih. Aca tidak berkata-kata, han

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN