Mario yang baru keluar dari mobilnya tergugu kagum melihat Sukma yang tengah menyuapi Mamah nya diteras rumah sembari menggendong Zio yang terlelap digendongannya. Pada akhienya, Sukma menerima dan setuju kalau Mertuanya harus tinggal dirumahnya. Sukma juga dengan telaten merawat Mamah Mertuanya itu. Mario berjalan menghampirnya sembari menenteng tas kerja. "Tumben masih sore udah pulang?" heran Sukma pada Mario dengan setelan kantor berwarna putih itu. "Kamu ga suka suami pulang cepet?" tanya Mario. "Ga ada beda nya sih" celetuk Sukma membuat Mario mengelus d**a nya. Mario lalu jongkok, mengelus pipi Mama nya yang hanya bisa menatap nya sembari tersenyum. "Mama udah mandi?" wanita yang duduk di kursi roda itu mengangguk dengan gerakan yang tidak sikron. Mario tersenyum melihat

