IL. 38

1347 Kata

Setelah berapa lama memeluk Alya kini Yudha segera melepaskan pelukannya dan saat itu terjadi sebuah aura kecanggungan antara Yudha dengan Alya terasa. Yudha yang kikuk segera bangkit dari duduknya di kursi dan mulai sedikit menjaga jarak dengan Alya, Alya yang peka segera menatap ke arah Yudha. "Terimakasih bayak, Yudha.. kau selalu ada di saat aku membutuhkan mu." ucap Alya cepat dengan wajah tersenyum lebarnya itu walau kini wajahnya masih terlihat sedih dan murung. "Sama-sama, Alya.. kau tak perlu berterimakasih sebagai seorang teman aku harus ada di saat teman ku membutuhkan ku bukan." ucap Yudha cepat dengan wajah seriusnya itu mentap sendu ke arah Alya karna kini Yudha merasa sedih melihat Alya yang terlihat sedih dan murung itu. Alya yang mendengar ucapan Yudha itu sontak menata

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN