Yudha dan Vino tak menyangka bahwa hukuman yang mereka terima akan mempermalukan mereka berdua seperti ini. Kini Yudha dan Vino sedang berdiri di tengah lapangan tengah kampus sambil memegang tinggi-tinggi sebuah kertas berukuran besar bergambar hati yang tak sempurna alias yang masing-masing dari mereka berdua memegang gambaran sisi hati lainya. Ya, Yudha memegang gambar sisi hati bagian kanan sementara itu Vino menegang sisi gambaran hati sebelah kiri. "Yudha, ini semua gara-gara lu! kenapa juga gua jadi ikut keseret dalam hukuman ini." ucap Vino cepat dengan nada suara terdengar kesalnya itu memaki-maki Yudha yang kini sama sepertinya yang sedang menjalani hukuman dari sang dosen wanita kedisiplinan itu. "Anggap saja sebagai karma mu, Vino." ucap Yudha cepat dengan wajah seriusmya it

