Dagu Putri dicengkram dengan cukup kuat oleh Gio. Kabut amarah dapat dilihat oleh Putri di mata pria itu, tapi Putri tak peduli dengan kemarahan yang kini tengah dirasakan oleh Gio. Dia tersenyum kecil menatap pada pria itu. Pria yang kini berusaha mengurungnya. "Bukan urusanmu," ucapnya dengan nyolot. Tentu saja jawaban dari Putri ini kembali memancing amarah dari Gio. Rahangnya sudah mengeras dengan sangat kuat, sangat sulit untuknya mengendalikan amarah yang kini tengah dirasakan olehnya. Gio melepaskan cengkraman nya di dagu Putri. Dia tak mau lepas kendali dan justru menyakiti wanita yang ada di depannya ini. Gio sendiri memiliki sifat yang sulit mengendalikan emosinya, apalagi saat dia melihat istrinya yang sedang bersama dengan pria lain, membuat emosinya benar-benar tersulu

