Membiarkan

2014 Kata

Suasana yang ada di dalam ruangan itu terasa sangat mencekam sekali. Sepasang suami-istri yang saat ini saling beradu tatapan tampak tak menyerah. Gio yang bermula marah karena kesalahan dari istrinya itu, tampak tak ingin mengalah untuk mengucapkan kata maaf, karena bagaimanapun juga dia telah membandingkan Enzy dengan Putri. Begitu juga dengan Enzy yang sangat tersinggung mendengar ucapan dari Gio tadi. Gio membandingkan dengan Putri, tentu saja hal itu membuat harga dirinya jatuh, seolah Gio menganggap dirinya sangat buruk sekali. "Kenapa? Kau mau bersama dengan istrimu itu bukan, ya sudah pergi sana dan cari dia saja." Enzy menyandarkan punggungnya, dia membuang muka nya, menatap ke arah tirai putih yang berterbangan akibat dorongan dari angin. Tak Enzy sadari bahwa saat ini Gio

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN