75. Baby

2515 Kata

Siska : Sepanjang jalan, aku merunduk meremas jemari. Masih terbayang sorot tajamnya itu. Bodoh! Perempuan macam apa kamu, Siska! Jelas-jelas dia masih mengharapkanmu! Lalu, prasangka aku mengenai Andra yang suka digoda perempuan? Ughh, aku lupa. Lelaki seperti apa dia. Aku selalu takut dia tergoda perempuan lain, selain aku. Tentu saja, dia itu pria dewasa, kebutuhan biologisnya ... aku tahu seperti apa. Bukankah dulu pun itu menjadi awal jalinan asmaraku bersama Andra? Aku selalu takut dia ... tak sanggup menahannya. Lamunanku terhenti, saat mobil berhenti di lampu merah. "Andra, ini bukan jalan ke toko. Belokannya sudah lewat ...." "Memang," sela Andra. Aku terdiam kembali, serba salah rasanya. Mobil kembali melaju, hingga aku tersadar jalan menuju ke mana ini. "Kok, kita ke kam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN