38. Kunjungan Papi

2159 Kata

Author : Andra membuka lembaran berkas dengan tatapan serius, hingga tak menyadari ada seseorang yang sudah berdiri di hadapannya. "Eh, udah dateng, Sayang!" sapa Andra saat tahu Siska ternyata sudah berdiri di depannya. Siska bergeming, bahkan menekuk wajahnya. Andra tertawa sejenak, menyadari sikap kekasihnya. Akhirnya dia berhenti sejenak dari gerakannya, menatap Siska dan tersenyum. "Maaf, Sayang!" Andra berdiri dan mendekati Siska. "Kenapa, kok, lesu gitu?" Andra melingkarkan tangannya di pinggang Siska. Siska menggeleng. "Mau rujak, ya?" kelakar Andra. Siska mengentakan kaki. "Kenapa, sih?" "Mmm, aku pengen ngasih tau sesuatu, bisa?" Siska berkata lirih. "Apa?" Andra mengangkat dagu Siska. Baru saja Siska membuka mulut, hendak bicara. Terdengar suara telepon berder

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN