Chapter 13. KAWIN KONTRAK? "Begini saya ada satu penawaran ke kamu." "Penawaran apa bang?" "Fitri, saya…Saya mau menikahi kamu…..!" "Hah, menikahi saya??" Fitri kaget mendengar permintaan Brahma. Sampai detik itu pun Fitri tak bisa berpikir. "Tenang, tenang, jangan panik seperti itu dong, dek!" Sahut Brahma lagi. Telapak tangannya sambil menepuk lengan tangan Fitri. Brahma sudah mengubah panggilannya kepada Fitri. Hal ini menjadi kejutan kedua baginya. “Bang, kamu manggil aku, apa? Adek?” Fitri kaget tapi dengan hati yang gembira walaupun dia memasang wajah yang datar. “Iya, aku manggil kamu adek. Emang ada yang salah dengan panggilanku ke kamu?” tanya Brahma santai. "Hmmm...Tidak apa-apa bang. Begini bang, ada yang harus saya sampaikan dengan abang! Dan ini sangat penting bagiku d

