Bab 28. Tak Pernah Berharap Lebih

1107 Kata

“Aku sangat merindukanmu Zia, walaupun baru beberapa hari, namun rasanya seperti lama tak berinteraksi,” gumam Zello dengan kekehan garingnya.   “Zia, kamu harus janji padaku ya. Kamu harus bangun secepatnya ya. Aku ingin mengajarmu lagi. Ayo kita belajar bersama lagi seperti biasanya. Baiklah, aku memberimu waktu untuk tidur beberapa hari lagi. Namun setelah itu, kamu harus segera bangun dan pulang ya. Selamat malam cantik, semoga mimpimu indah. Kami semua selalu ada untukmu,” ujar Zello sembari mengelus lembut rambut milik Keyzia yang terurai dengan cantik.   ***   Beberapa minggu berlalu, kini tampak seorang gadis cantik yang tengah berada di taman rumah sakit dengan sebuah kursi rodanya.   Gadis cantik dengan rambut panjang terurai tersebut kini tengah menatap langit biru yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN