"Apa?" Rasaya menghentikan langkahnya ketika mendengar suara orang berteriak. Dia berada di depan ruang pertemuan di lantai empat hotelnya. Rasaya baru turun dari lift ketika mendengar suara itu, dengan hati-hati ia mengintip pintu ruangan di pojok yang terbuka. Rasaya sedikit tak menyangka melihat keluarganya berkumpul. Bahkan ada neneknya dan Randi. Apa yang mereka bicarakan? Kenapa mereka tidak mengajaknya? Dari belakang, Rasaya bisa melihat Randi mulai berbicara, "Malam itu saat aku menemukan Rasaya, b******n itu sudah membuka pakaian Rasaya, aku memakaikan jaketku ke tubuh Rasaya dan menggendongnya pulang sampai ke kamarnya. Aku berniat untuk mengganti pakaian Rasaya lalu aku membuka jaketku. Saat itu, tak sengaja aku menyenggol segelas kopi di pinggir meja Rasaya hingga bajuku ko

