PART 30 - Kejadian di Bar

1885 Kata

"Aku tidak mengira bar milikmu akan sebesar ini," kata Rasaya ketika memasuki bar milik Ethan. Rasaya melihat sekeliling, bar itu cukup ramai untuk ukuran bar yang baru dibuka. Bar itu dipenuhi lampu berwarna ungu gelap, dengan kristal-kristal besar yang menutupi dindingnya. Rasaya tidak pernah datang ke bar semewah itu sebelumnya. Di bagian depan, berjejer berbagai jenis minuman dengan puluhan kursi-kursi tinggi di depannya. Tempat itu seperti perpaduan antara katedral bergaya gothic dengan langit-langit yang tinggi, lampu-lampu gantung berwarna emas dengan sentuhan material interior yang futuristik dengan pancaran sinar laser di mana-mana. Rasaya melewati lantai dansa, ada ratusan orang yang menggerakkan tubuhnya diiringi DJ ternama yang pernah Rasaya lihat beberapa kali. Rasaya juga ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN