Rasaya menggenggam erat tangan Randi. Membuka pintu mobil dan melihat keluarganya berdiri di depan pintu menunggu kedatangan mereka. Rasaya melihat senyum lebar mereka bertiga. Seolah sangat menanti kedatangan Randi dan Rasaya. "Ayo, turun," ajak Randi. Rasaya mengangguk lalu turun dari mobil. Randi menghampirinya dan memegang tangan Rasaya erat, lalu mereka berjalan mendekati keluarga Rasaya. Perempuan itu cukup terkejut karena Helen tiba-tiba memeluknya, "Terima kasih, Sayang. Terima kasih karena sudah membuka hatimu untuk Randi," ucapnya Helen dengan tangis kebahagiaan. Rasaya melepaskan pelukan Helen dan menatap tajam ibunya itu. "Aku masih belum memaafkan kalian karena membohongiku tentang hubungan Randi dan Aleene. Bagaimana bisa Ayah dan Mami melakukan itu padaku?" Helen menari

