Tidak ada kejutan yang khusus untuk Tiranti Bara hanya membawa keluarganya jalan-jalan kemudian berhenti di depan sebuah rumah, di mana Tiranti bertanya-tanya. "Ini rumah siapa Mas? Kenapa kita berhenti di sini?" "Ayo kita masuk aja dulu." "Di sangka maling dong." "Nggak kok ini emang rumah Mas yang beli buat kamu." Tiranti yang masih kebingungan itu tetap ikut turun dan menggendong si sulung di pangkuannya, sementara si bungsu udah merentangkan tangannya pada Bara meminta untuk dipangku. Bara bahkan memiliki kunci pintu tersebut, kemudian menatap Tiranti untuk memberikannya isyarat. "Coba buka sama kamu." "Ini seriusan rumah punya Mas?" "Rumah punya kita sayang. Ayo buka, Mas udah nyiapin ini buat kamu. Dan sekarang waktunya kasih lihat ke kamu." Ketika Tiranti mendorong pintu ters

