Selamat membaca~ - Penampilan band selesai, semua penonton telah kembali pulang dan hanya menyisahkan Kabinet Meraki yang tengah membersihkan sampah-sampah juga merobohkan panggung yang sudah mereka buat untuk hari ini. Gavin mengantar Nesya untuk kembali ke Fakultas mereka, mengambil mobil Nesya yang masih ia parkirkan disana. Selama perjalnannya, Gavin dan Nesya saling bungkam. Tidak ada yang membuka suara untuk memulai percakapakan. “Vin, makasih ya sudah ajak aku buat nonton live musicnya tadi.” Ucap Nesya setelah sekian lama diam. Gavin mengangguk dengan arah pandangan lurus menatap jalan. “Sama-sama,” balas Gavin singkat. “Sudah lama banget aku gak pernah lihat live music lagi,” ucap Nesya lagi. “Kenapa?” tanya Gavin. “Gak ada yang ajakin. Yang ajakin

