Berdamai

917 Kata

Selamat membaca~ - Jam sudah menunjukkan pukul enam pagi, Sena, Joyra, dan Nesya sudah bangun dan sempat menghirup udara pagi sebentar sebelum akhirnya kembali masuk kedalam tenda karena kedinginan. Para lelaki masih tidur didalam tenda karena kemarin malam mereka tidur sangatlah larut. “Gila ya, dingin banget disini.” Ucap Joyra menahan dinginnya hawa pagi. “Gue tidur aja gak bisa nyaman. Dingin banget.” Sahut Nesya menyetujuinya. “Biasa aja kali,” sahut Sena. “Iya lo biasa aja karena ada yang peluk. Lah gue?” ucap Joyra kesal membalas perkataan Sena. “Ya makannya jadian sama Jhonny. Jangan jalan mulu tapi gak ada kepastian.” Sahut Sena. “Lo sama Jhonny? Bukannya sama Ansel?” tanya Nesya bingung. “Dia gak pernah dekat sama Ansel,” jawab Sena mewakili. “Tapi, gue kira Ansel suka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN