Selamat membaca~ - “Bukan berarti kamu dekat dengannya, kamu bisa jadi pemenang. Tidak.” Alena Senakila Lopika - Sena mengetuk pintu kamar Galen, sebelum akhirnya melangkah masuk setelah mendapatkan izin. Sena mengajak Leta untuk menemani dirinya didalam kamar Galen. Leta mau, karena ia juga ingin bermain dengan Sena, orang yang membuatnya nyaman. “Apaan sih, kok jadi Zeanya ikut?” ucap Galen kesal saat mendapati Leta yang mengekor dibelakang Sena. “Heh. Ngga boleh dikamar berdua. Bilangin ayah nih.” Ancam Leta yang berhasil memuat Galen bungkam. “Sok-sokan banget, karena udah dapat lampu hijau dari bunda.” Lanjut Leta. “Namanya juga mau PDKT. Ih udah gede masih belum tahu aja.” Ucap Galen gemas karena kepolosan Leta. “Ya sama dong. Kakak juga suka kan kalau aku dekat sama kak Sen

