Selamat membaca~ - Galen melangkah masuk kedalam rumahnya yang terlihat sepi. Tampaknya semua orang belum bangun. Ia pun melangkah dengan pelan menuju kamarnya. Tak lama, lampu dapur yang semula redup kini menyala dengan terang. Galen terkejut dengan adanya Ayana yang rupanya sudah bangun dan tengah bersiap untuk memasak. “Baru pulang nak?” tanya Ayana saat melihat Galen melangkah dengan wajah dan baju kusutnya. “Iya bun. Bunda baru bangun?” jawab Galen sekaligus bertanya tentang keadaan Ayana. Ayana mengangguk. “Iya. Mau masak sekarang,” jawab Ayana. “Mau Ry bantuin?” tanya Galen menawarkan dirinya. “Gak perlu, kamu istirahat aja.” Ucap Ayana dengan tersenyum kearah Galen. Galen duduk diatas kursi makan yang berada didapur. Ia menatap Ayana dengan tatapan b

