Sena

1437 Kata

Selamat membaca~ - Jeno masuk kedalam kamar Sena tanpa mengetuk. Orang yang ia cari ternyata sedang berbaring diatas ranjang dengan menatap kosong layar ponselnya yang menyala. Jeno menghela napas berat, ia pun berjalan mendekati Sena. Ia mengusap punggung adiknya yang membelakanginya. “Kenapa lo diam aja?” tanya Jeno langsung masuk kedalam inti percakapan. “Lo ngomong apa sih. Gue gak ngerti,” balas Sena dengan lirih. “Kenapa lo gak cerita kalau lo sedang gak baik-baik aja,” jawab Jeno. “Gue gapapa kok,” “Gue tahu kalau sekarang Galen lagi koma karena kecelakaan. Dan gue tahu, lo khawatir sama dia. Lo takut kan?” ucap Jeno.             Sena diam. Setiap kali ada yang menaruh perhatian padanya, Sena selalu tidak bisa mengontrol emosinya. Ia selalu menangis dan menempatkan dirinya d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN