Chiara menarik ujung kemeja Jovan pelan dan membuat Jovan menghentikan langkahnya. Ia berbalik dan menatap Chiara dengan alis kanan terangkat. “Hm?” “Apa ini perlu? A-aku merasa sedikit gugup,” gumam Chiara sambil menggigit bibir bawahnya. "A-aku tidak suka bertemu banyak orang, eh, orang asing. Canggung." Jovan ingin sekali mengatakan kepada Chiara agar dia tidak melakukan hal itu. Menggigit bibir bawahnya dan menatap kepadanya dengan matanya membulat seperti mata seekor anak kucing. Itu membuat Jovan sedikit terganggu. Jantungnya jadi berdetak dua kali lebih cepat dari biasanya dan ia tidak nyaman dengan hal itu. Jovan bukan orang yang mudah teralihkan. Ia terbiasa fokus pada apapun yang dikerjakannya dan hidupnya terorganisir dengan baik. Namun, setelah Chiara, ia mulai merasa seseka

