Hamil? Lyana hamil? Steve berdiri di balik jendela, menatap taman belakang rumah yang disapu sinar mentari pagi. Wajah Steve penuh lebam di mana-mana. Tubuhnya kaku dan sakit karena dihajar Revel. Setiap sendinya terasa luar biasa nyeri. Namun, Sreve tak terlalu memperhatikan semua ini. Dia sudah terbiasa dengan rasa sakit. Masa remajanya dihabiskan dengan banyak masalah dan bentrokan-bentrokan ringan. Keadaannya sekarang bukanlah sesuatu yang perlu ia keluhkan. Pikiran Steve sepenuhnya terfokus pada Lyana. Fakta wanita itu hamil putranya, menjadi sesuatu yang sangat mengguncang. Tadinya Steve pikir Revel hanya menghajarnya karena ia telah menodai Lyana. Tetapi masalah itu tidak lagi sederhana. Revel marah karena kenyataan Lyana hamil olehnya. Emosi Steve labil. Dia menghabiskan se

