"Tuan! Peretas yang anda panggil kemarin berhasil mendapatkan rekaman tentang penculikan itu!" Pagi ini, Steve dibangunkan dengan kabar bagus dari salah satu anak buahnya. Dia segera bangkit, mengganti pakaian dengan secepat kilat, dan ke markas khusus yang ia gunakan sebagai tempat berkumpul anak buahnya. "Tunjukkan itu!" Suara Steve tegas. Seorang lelaki bernama Hug Black segera memutar sebuah monitor, menunjukkan video berdurasi dua menit. Di sana, tampak beberapa orang lelaki berpakaian gelap dengan tato yang tengah mengambil balita di sisi jalan. Tak jauh darinya, Lyana terlihat mengejar setengah mati dan tak berhasil melakukan apa pun untuk menghentikan. Jantung Steve melonjak dengan sangat menakutkan. Dia merasakan sakit luar biasa saat melihat balita tak berdaya itu diambil p

