Hening kembali mengambil alih, raksi ruangan menebar ke indera penciuman. Hidangan yang sedari tadi tersaji di meja, sama sekali tidak tersentuh. Keberadaannya bagaikan pajangan dan tidak ada minat bagi kedua orang itu untuk mengambilnya. Eric masih menimbang-nimbang pernyataan Elena barusan. Lima tahun sudah berlalu, serta ada satu kejadian yang ia ketahui menimpanya, tetapi sepanjang pembicaraan sang lawan bicara tidak membahas hal itu. Diam-diam Eric mencoba menangkap gelagat Elena yang sungguh berbeda dari masa lalu. Wanita muda di hadapannya ini terlihat lebih tenang, dewasa, dan stabil dalam mengambil keputusan. Berbanding terbalik saat masa itu, masa di mana Elena menjadi kekasih kedua putranya. Ia terlihat sedikit manja dan membutuhkan kasih sayang dari siapa pun, bisa dibilang

