"Astaghfirullah, saya lupa harus membuat laporan siswa. Kalau begitu saya serahkan pada kalian, yah. Saya permisi dan maaf." Tiba-tiba saja Azura terpekik kala teringat pekerjaannya yang lain dan melarikan diri di sana tanpa mendengarkan jawaban dari lawan bicara. Belum sempat Azura pergi jauh, suara getaran ponsel di saku celana Rizwan pun ikut bergetar. Sang empunya buru-buru merogoh dan melihat nama kepala sekolah di sana. Secepat kilat ia langsung menerima panggilan tersebut, takut ada hal penting yang harus dikerjakan. "Iya Pak?" "................" "Benarkah? Baiklah, kalau begitu saya ke sana." Setelah itu panggilan berakhir, Rizwan kemudian menatap dua lawan bicaranya bergantian yang sedari tadi ikut mengawasi. Raut wajah sang guru berubah, ia sangat menyayangkan harus ikut m

