BAGIAN 40

1179 Kata

Suara tawa menggelegar di ruangan, Rizwan tergelak saat mendapati pertanyaan dari rekan kerja. Ia tidak menyangka akan mendengar hal tersebut dari Arkana, yang bisa dibilang orang luar di antara rekan-rekan di sekolah. Ia sungguh tidak menduga ada orang yang memberikan pertanyaan seperti itu kala melihat interaksinya dengan Elena. Sungguh hal tersebut membuat Rizwan tidak bisa menahan tawa. Ia sungguh tergelak, tidak menyangka mendapatkan pertanyaan hal sensitif. Di tengah gelak tawa melengking, Elena sedari tadi terus saja diam, tidak berminat menanggapi pertanyaan sang lawan bicara. Ia sudah tidak ambil pusing mengenai hal tersebut, dan menyibukkan diri bersama dokumen-dokumen di sekitar. Meskipun ada sedikit rasa tidak nyaman menempati relung hati, tetapi ia menepisnya cepat. "Baga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN