Kalang Kabut - 23

846 Kata

Juli 2016 Cahyo masuk ke ruang BP (bimbingan penyuluhan), akibat ulahnya yang melayangkan pukulan ke guru fisika. Sudah hampir satu jam dia disana, guru BP hampir naik darah karena Cahyo tidak mau mengakui kesalahannya, dan tidak mau meminta maaf. "Saya gak bakal minta maaf, Pak Rian aja yang ganjen pake megang-megangin Bekti, dia yang salah, kenapa Saya yang minta maaf?" ucap Cahyo seraya bersandar di bangku kayu yang berderit-derit karena sejak tadi dia duduk dengan rusuh. "Kamu ini jangan asal bicara. Gak sopan banget kamu ya, kamu udah fitnah guru tau gak," guru BP yang merupakan seorang wanita berusia tiga puluh lima tahun dan keliatan judes tersebut menatap Cahyo tajam. Dia sudah mengomel hingga tenggorokannya kering, namun hasilnya Cahyo tetap tak ingin meminta maaf kepada Pak Ri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN