Chapter 46: Kabur

2126 Kata

Revina POV Revina bersyukur ia dan Maya tidak memakan atau meminum apapun yang diberikan pada mereka sejak mereka sadar. Awalnya Revina tidak nafsu makan sama sekali, karena itu ia tidak menyentuh roti dan air mineral yang diberikan di pagi hari. Sepertinya Maya pun merasakan hal yang sama, dan bagaimana mau nafsu makan, bila nasib mereka saja tidak jelas bagaimana. Sejak menduga makanannya mengandung kepiting. Revina langsung curiga bahwa sedari tadi makanan mereka diracuni. Ia dan Maya lalu memutuskan untuk tidak makan apapun yang diberikan, sembari berpikir langkah apa selanjutnya yang harus mereka lakukan. “Mbak, kayanya kita harus cepat keluar dari sini.” Maya berkata setelah keluar dari kamar mandi. “Mungkin bagusnya kita jebol kaca kamar mandi itu aja yang di atas, kayanya cukup b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN