Revina POV Hari sabtu yang sama sekali tidak dinanti-nantikan Revina akhirnya tiba. Hari dimana dia akan jalan bersama Wildan. Revina berdandan seperti biasa ia akan pergi, mengenakan dress selutut serta high heels. Tak menunggu lama, Wildan datang tepat waktu. Jam 11 dia sudah datang dan mengobrol ramah dengan Bu Uwi di ruang tamu. “Hai,” Sapa Revina, sedikit malu-malu. “Hai, Re!” Wildan menyapanya cerah. “Tante, saya pamit dulu ya. Nanti saya antar Revina malam.” Wildan berpamitan pada bu Uwi. “Hati-hati ya kalian.” Bu Uwi tersenyum, sembari mengantar Revina dan Wildan ke depan pintu. Revina hanya tersenyum kecut ketika ibunya mengacungkan jempol di belakang Wildan ke arah Revina, sambil menggumamkan dukungan dan pujian untuk Wildan. Sepertinya sang mama sudah begitu senang pada Wil

