Kotak Rahasia

1037 Kata

Di ruangannya, Mardani beranjak menuju salah satu sudut dinding. Dengan gerakan terlatih, ia menyingkap panel kayu dekoratif dan mengeluarkan sebuah kotak logam kecil dari balik ruang rahasia. Ia kembali ke meja dan meletakkan kotak itu. Tepat setelahnya, pintu diketuk pelan. “Masuk,” sahut Mardani, suaranya tenang. Seorang pengawal kepercayaannya masuk, mengiringi seorang lelaki asing. Pria itu berperawakan tinggi, hidung mancung, dengan helaian rambut yang sedikit pirang—secara visual jelas ia berasal dari etnis Eropa. “Silakan duduk, Mister,” Mardani mempersilakan dengan aksen Inggris yang fasih. “How was your flight?” tanya Mardani. Percakapan mereka berlanjut dalam bahasa Inggris. “Good,” jawab pria asing itu singkat. “Langsung saja ke intinya, Mister,” Mardani bergeser di kursi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN