❤❤❤❤ Masih terbayang dalam benak Uli bagaimana Danar mengungkapkan perasaannya hari itu. Tetapi sampai detik ini Uli sama sekali belum memikirkan jawaban yang tepat untuk lelaki itu. Sejujurnya, Uli masih terlalu enggan untuk mempercayai apa yang Danar katakan. Ada banyak sekali tanya yang memenuhi kepala Uli. Kenapa dirinya harus percaya pada Danar sedangkan sudah sangat jelas Danar pernah memanfaatkan dirinya, dan lagi... Tidak sekalipun Danar mengucapkan kata maaf pada Uli. Bukan, Uli bukan perempuan penggila maaf yang harus selalu dihormati tetapi alangkah leganya ketika Danar benar-benar mengucapkan itu dengan ketulusan. Memang, tidak ada yang berubah meskipun kata maaf telah terucap, luka yang pernah ditorehkan pun tak akan hilang. Namun paling tidak bisa sedikit mengobati luka

