Gemintang tidak sabar menunggu sosok seseorang dari pintu kedatangan terminal Mancanegara. Siapa lagi yang akan dijemputnya selain suami tercintanya-Banyu Sadewa. Seminggu terpisah jarak di dua benua berbeda membuat rasa rindu yang tak terbendung. “Mas Bay…,” lambaian tangan Gemintang dengan senyum merekah menyambut Banyu. “Iya sayang,” Banyu membalas dengan melambaikan tangan dan berjalan cepat meninggalkan Hisyam dan Irene. “Hua…,” Gemintang memekik saat Banyu menggendongnya dan membawanya berputar-putar seakan ini caranya untuk menuntaskan kerinduannya. “Kamu tambah cantik aja,” puji Banyu kepada Gemintang. Cup Satu kecupan cepat di bibir Gemintang menambah daftar tindakan romantis Banyu saat itu. keduanya bahkan tidak memedulikan tatapan orang-orang di sekeliling mereka. Banyu k

