Korban Baru

1572 Kata

Boy Pov “Tckkk....” Aku hanya bisa berdecak kesal karena apa yang di lakukan si tikus yang mungkin akan menjadi hama di hidup juga misi muliaku. ‘Dia terus saja mengusikku’ ‘Bahkan dia mencari tahu siapa dan bagaimana Ibuku?’ Walau aku tahu semua tentang Ibuku sudah di lenyapkan oleh ayahku dan tak mungkin ia mengetahui lebih banyak akan sosoknya, tapi sungguh kalau dia bertingkah lebih jauh, aku bisa saja memotong tangan lancangnya berani menyentuh hal yang tak sepantasnya di sentuh, bahkan kupatahkan hidungnya agar dia tak mengendus hal yang tak seharusnya itu. Trakkk Bagai ballpoint yang sudah malang terbagi dua di tanganku, yang karena kesalku, sudah sampai ingin membuat patah leher si tikus itu sama malangnya dengan ballpointku ini. Tok tok tok Dan di tengah lamunanku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN