15. Prahara Tuan

1206 Kata

Fatwa baru membawa masuk kembali ketika suasana sudah tenang. Dia merasa kasihan juga terhadap mbok Fatimah yang terkena imbasnya. "Ada apa, Mbok? Kenapa Nyonya kedua marah - marah?" bisik Fatwa. "Mungkin karena pagi ini Tuan Dimas hanya mengajak Nyonya Arisa keluar, jadi Nyinya Lucia marah. Tapi itu hanya dugaanku saja," jawab Fatimah agak ragu. "Rumit sekali ya, padahal aku kira hubungan mereka baik - baik saja." "Biasanya juga tidak seperti ini, baru kali ini aku melihat Nyonya Lucia mengamuk." Tidak berapa lama kemudian Lucia sudah muncul dari atas tangga membawa koper. "Fatwa, kamu kemasi barang - barang kamu dan Aurel. Setelah ini ikut aku pulang ke rumahku!" Dari suara Lucia, Fatwa tahu jika itu merupakan perintah yang tidak boleh di tolak. Mau tak mau Fatwa membereskan paka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN