Hubungan antara Fatwa dan Dimas sudah mulai membaik, mereka berdua sepakat menjalani kehidupan untuk mencari Ridho Alloh. "Kamu mau pulang kemana?" tanya Dimas. "Aku ke Bibik Fatimah saja dulu, lagian kita ini juga belum sah menikah," jawab Fatwa tidak sungkan lagi. "Baiklah, kalau begitu aku akan mengurus perceraian dengan Lucia dulu. Kalau semua sudah selesai kita berdua langsung menikah," balas Dimas. "Kalau orang tua kamu tidak setuju bagaimana?" tanya Fatwa agak gelisah. "Kamu tidak perlu khawatir soal itu, semua biar aku yang mengurus. Kamu cukup fokus merawat Aurel dan menjaga dirimu sendiri. Ingat, saat ini kamu sedang hamil," bujuk Dimas. Fatwa merasakan kehangatan Dimas, ternyata memang benar jika lelaki yang kini duduk disampingnya itu tidak begitu menakutkan kalau sudah d

