61. Pasca kelahiran

1044 Kata

Waktu berputar begitu cepat, tidak terasa Fatwa kini sudah berada di ruang operasi. Sebenarnya perkiraan hari lahir masih sebulan lagi, akan tetapi karena ketuban pecah duluan dan sudah tidak keburu lagi makanya harus operasi caesar agar janin terselamatkan. Dimas dan kedua pihak keluarga menunggu dengan harap cemas. Apalagi tadi saat Fatwa disuntik sampai terpekik kaget saking menahan sakitnya. Dimas menangis, tidak tahan memikirkan kondisi perut sang istri yang harus dibelah dan janinnya yang hampir kehabisan air ketuban. "Dimas, kamu harus lebih kuat. Saat ini Fatwa dan putra kamu sedang berjuang di sana. Alangkah lebih baik jika kamu berdoa dari pada menangis di sini, " saran Yongki. "Iya, Terima kasih banyak karena sudah mengingatkan, " jawab Dimas bersyukur karena ada yang me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN